Makanan Khas Tegal
Hallo gaes! buat kalian nih warga Tegal pasti sudah tidak asing lagi dong dengan makanan khasnya,seperti tahu aci,soto tauco,sate kambing muda,olos,rujak teplak dan masih banyak lagi,untuk kalian yang bukan warga tegal wajib nih cobain makanan khasnya dijamin enak dan pasti kalian ketagihan,selain rasanya yang enak harga juga cocok banget nih murah meriah.
Buruan yuk! beli dijamin kalian ketagihan, cobain makanan khas tegal Rujak Teplak dan Soto Tauco untuk hari minggu ada diskon 25% lho. Ayo buruan beli di warung soto enak milik bapak soidin di Jln.Mawar No.12 Bojong Kec.Bojong Kab.Tegal!!
https://linktr.ee/adeosayo6
Jumat, 25 Oktober 2019
Senin, 30 September 2019
NASI LENGKO
Sega lengko (nasi lengko dalam bahasa Indonesia) adalah makanan khas masyarakat pantai utara (Tegal dan sekitarnya). Makanan khas yang sederhana ini sarat akan protein dan karbohidrat serta rendah kalori karena bahan-bahan yang digunakan adalah 100% non-hewani. Bahan-bahannya antara lain: nasi putih (panas-panas lebih baik), tempe goreng, tahu goreng, mentimun (mentah segar, dicacah), tauge (direbus), daun kucai (dipotong kecil-kecil), bawang goreng, bumbu kacang (seperti bumbu rujak, pedas atau tidak, tergantung selera), dan kecap manis. Dan, umumnya kecap manis yang dipergunakan adalah kecap manis encer, bukan yang kental. Disiramkan ke atas semua bahan.
Tempe dan tahu goreng dipotong-potong kecil dan diletakkan di atas sepiring nasi. Mentimun dicacah, lalu ditaburi pula di atasnya, juga toge rebus, serta disiram bumbu kacang di atasnya, dan potongan daun kucai, lalu diberi kecap secukupnya sampai kecoklatan, dan di taburi bawang goreng. Dan sekeping kerupuk aci yang putih, yang bundar atau kotak, menjadi kondimennya. Sebagian orang suka melumuri kerupuknya dengan kecap, sebelum mulai dimakan. Beberapa orang suka meminta nasi lengkonya diberi seujung sutil atau dua minyak yang dipakai untuk menggoreng tempe dan tahu.
Untuk menambah selera makan, biasanya makanan ini disajikan dengan ditambah 5 atau 10 tusuk sate kambing yang disajikan secara terpisah di piring lain.
Kuliner Kota Tegal memiliki ragam dan cita rasa yang berbeda-beda, bahkan jenis dan namanya pun memiliki kekhasan yang membuat penasaran. Kuliner yang satu ini bisa Anda jumpai di daerah Tegal-Slawi dan sekitarnya. Namanya Rujak Teplak.
Rujak Teplak ini, terbuat dari beberapa jenis sayur mayur seperti kangkung, lembayung, daun ubi jalar, daun pepaya, daun singkong, tauge, jantung pisang, pare, dan timun yang direbus. Sebenarnya Rujak Teplak lebih mirip pecel daripada rujak. Ini karena bahan utama yang digunakan adalah aneka jenis sayur-sayuran.
Satu yang mencolok dan sangat membedakan Rujak Teplak dengan rujak dari daerah lain adalah sambalnya. Saus atau sambal untuk Rujak Teplak terbuat dari singkong yang direbus dan dihaluskan. Kemudian dicampur dengan aneka bumbu dan dilarutkan dengan air, mirip seperti membuat bumbu pecel. Sambal ini dinamai sambal gaul.
Penyajian Rujak Teplak dibungkus dengan daun pisang dengan cara di pincuk atau di takir sesuai selera, letakkan sayuran yang sudah direbus, siram dengan sambal gaul. Disebagian desa di daerah Tegal, banyak yang memanfaatkan Rujak Teplak ini sebagai lauk untuk sarapan pagi. Pedas tidaknya rujak teplak ini, bisa disesuaikan selera dan bergantung pada sambal dari cabe merah yang dicampurkan dengan ulenan singkong.
Seporsi rujak, seolah kurang nikmat kalau disajikan tanpa kerupuk. Untuk itu, kerupuk antor, opak atau kerupuk mie selalu ada saat menikmati Rujak Teplak ini. Harga satu pincuk Rujak Teplakcukup murah, biasanya sekitar Rp 2000.
Langganan:
Postingan (Atom)



